PERBEDAAN LAS GMAW DAN LAS SMAW
DILIHAT DARI KUALITASNYA
A. LATAR
BELAKANG
Dengan semakin berkembangnya
teknologi industry saat ini, tidak bisa mengesampingkan pentingnya penggunaan
logam sebagai komponen utama produksi suatu barang, mulai dari kebutuhan yang
paling sederhana seperti alat-alat rumah tangga hingga konstruksi bangunan dan
konstruksi permesinan. Hal ini menyebabkan pemakaian bahan-bahan logam seperti
besi cor, baja, aluminium dan lainnya menjadi semakin meningkat. Sehingga dapat
dikatakan tanpa pemanfaatan logam, kemajuan peradaban manuasia tidak mungkin
terjadi. Dengan kemampuan akalnya, manusia mampu memanfaatkan logam sebagai
alat bantu kehidupannya yang sangat vital. Berbagai macam konstruksi mesin,
bangunan dan lainnya dapat tercipta dengan adanya logam. Logam tersebut
menimbulkan kebutuhan akan teknologi perakitan atau penyambungan. Salah satu
teknologi penyambungan tersebut adalah dengan pengelasan.
B. PEMBAHASAN
MASALAH
1. Penjelasan Mesin Las GMAW dan
SMAW
GMAW (Gas Metal Arc Welding) merupakan proses
penyambungan dua buah logam atau lebih yang sejenis dengan menggunakan bahan
tambah yang berupa kawat gulungan dan gas pelindung melalui proses pencairan.
Gas pelindung dalam proses pengelasan ini berfungsi sebagai pelindung dari
proses oksidasi, yaitu pengaruh udara luar yang dapat mempengaruhi kualitas
las. Gas yang digunakan dalam proses pengelasan ini dapat menggunakan gas
argon, helium, argon+helium dsb. Penggunaan gas juga dapat mempengaruhi
kualitas la itu sendiri.
Proses pengelasan GMAW
merupakan pengelasan dengan proses pencairan logam. Proses pencairan logam ini
terbentuk karena adanya busur las yang terbentuk diantara kawat las dengan
benda kerja. Ketika kawat las didekatkan dengan benda kerja maka terjadilah
busur las ( menghasilkan panas) yang mampu mencairkan kedua logam tersebut
(kawat las + benda kerja), sehingga akan mencair bersamaan dan akan membentuk
suatu sambungan yang tetap. Dalam proses ini gas pelindung yang berupa gas akan
melindungi las dari udara luar hingga terbentuk suatu sambungan yang tetap.
Proses pengelasan GMAW
menggunakan arus searah (DC) dengan posisi elektroda pada kutub positif, hal
ini sering disebut sebagai polaritas terbalik. Polaritas searah jarang
digunakan dalam proses pengelasan dikarenakan dalam proses ini transfer logam
tidak terjadi secara sempurna.
1. Sangan
efisien dan proses pengerjaan yang cepat
2. Dapat
digunakan untuk semua posisi pengelasan
3. Tidak
menghasilkan flagg atau kerak
4. Membutuhkan
kemampuan operator yang baik
1. Sewaktu
waktu dapat terjadi burnback
2. Cacat las
porositi sering terjadi
3. Buser yang
tidak setabil
4. Pada
awalannya set-up yang sulit
Ini gambar dari mesin las GMAW yang memakai tabung C02 dan sebagainya.bisa diliat pada gambar alat -alat yang digunakan apa saja.
Proses pengelasan SMAW (Shield
Metal Arc Welding) yang juga disebut Las Busur Listrik adalah proses
pengelasan yang menggunakan panas untuk mencairkan material dasar atau logam
induk dan elektroda (bahan pengisi). Panas tersebut dihasilkan oleh lompatan
ion listrik yang terjadi antara katoda dan anoda (ujung elektroda dan permukaan
plat yang akan dilas ).
Panas yang dihasilkan dari lompatan ion listrik ini besarnya dapat mencapai
4000 derajat C sampai 4500 derajat C. Sumber tegangan yang digunakan pada pengelasan SMAW ini ada dua macam yaitu AC (Arus bolak balik) dan DC (Arussearah).Proses
terjadinya pengelasan ini karena adanya kontak antara ujung elektroda dan
material dasar sehingga terjadi hubungan pendek, saat terjadi hubungan pendek
tersebut tukang las (welder) harus menarik elektroda sehingga terbentuk busur
listrik yaitu lompatan ion yang menimbulkan panas.
Panas akan mencairkan elektroda dan material
dasar sehingga cairan elektrode dan cairan material dasar akan menyatu membentuk
logam lasan (weld metal). Untuk menghasilkan busur yang baik dan konstan tukang
las harus menjaga jarak ujung elektroda dan permukaan material dasar tetap
sama. Adapun jarak yang paling baik adalah sama dengan 1,5 x diameter elektroda
yang dipakai.
Kelebihan
1. Dapat
dipakai dimana saja didalam air maupun di luar air
2. Pengelasan
dengan segala posisi.
3. Elektroda
tersedia dengan mudah dalam banyak ukuran dan diameter.
4. Perlatan
yang digunakan sederhana, murah dan mudah dibawa kemana-mana.
5. Tingkat
kebisingan rendah.
6. Tidak
terlalu sensitif terhadap korosi, oli & gemuk.
7. Dapat di
kerjakan pada ketebalan berapapun
Kekurangan
1. Pengelasan
terbatas hanya sampai sepanjang elektoda dan harus melakukan penyambungan.
2. Setiap akan
melakukan pengelasan berikutnya flag harus dibersihkan.
3. Tidak dapat
digunakan untuk pengelasan bahan baja non – ferrous.
4. Efesiensi
endapan rendah
Gambar dari mesin Las SMAW ya memakai elektroda bisa dilihat seperti gambar diatas.
C. KESIMPULAN
Dari
kesimpulan yang bisa diambil.Setiap Mesin Las SMAW dan GMAW memiliki kelebihan
dan kekurangannya masing-masing.Mesin las yang digunakan harus sesuai dengan
kebutuhan yang kita inginkan.