Rabu, 12 Oktober 2016

PERBEDAAN LAS GMAW DAN LAS SMAW DILIHAT DARI KUALITASNYA

A.        LATAR BELAKANG
            Dengan semakin berkembangnya teknologi industry saat ini, tidak bisa mengesampingkan pentingnya penggunaan logam sebagai komponen utama produksi suatu barang, mulai dari kebutuhan yang paling sederhana seperti alat-alat rumah tangga hingga konstruksi bangunan dan konstruksi permesinan. Hal ini menyebabkan pemakaian bahan-bahan logam seperti besi cor, baja, aluminium dan lainnya menjadi semakin meningkat. Sehingga dapat dikatakan tanpa pemanfaatan logam, kemajuan peradaban manuasia tidak mungkin terjadi. Dengan kemampuan akalnya, manusia mampu memanfaatkan logam sebagai alat bantu kehidupannya yang sangat vital. Berbagai macam konstruksi mesin, bangunan dan lainnya dapat tercipta dengan adanya logam. Logam tersebut menimbulkan kebutuhan akan teknologi perakitan atau penyambungan. Salah satu teknologi penyambungan tersebut adalah dengan pengelasan.

B.        PEMBAHASAN MASALAH
            1. Penjelasan Mesin Las GMAW dan SMAW
                        GMAW  (Gas Metal Arc Welding) merupakan proses penyambungan dua buah logam atau lebih yang sejenis dengan menggunakan bahan tambah yang berupa kawat gulungan dan gas pelindung melalui proses pencairan. Gas pelindung dalam proses pengelasan ini berfungsi sebagai pelindung dari proses oksidasi, yaitu pengaruh udara luar yang dapat mempengaruhi kualitas las. Gas yang digunakan dalam proses pengelasan ini dapat menggunakan gas argon, helium, argon+helium dsb. Penggunaan gas juga dapat mempengaruhi kualitas la itu sendiri.
Proses pengelasan GMAW merupakan pengelasan dengan proses pencairan logam. Proses pencairan logam ini terbentuk karena adanya busur las yang terbentuk diantara kawat las dengan benda kerja. Ketika kawat las didekatkan dengan benda kerja maka terjadilah busur las ( menghasilkan panas) yang mampu mencairkan kedua logam tersebut (kawat las + benda kerja), sehingga akan mencair bersamaan dan akan membentuk suatu sambungan yang tetap. Dalam proses ini gas pelindung yang berupa gas akan melindungi las dari udara luar hingga terbentuk suatu sambungan yang tetap.
Proses pengelasan GMAW menggunakan arus searah (DC) dengan posisi elektroda pada kutub positif, hal ini sering disebut sebagai polaritas terbalik. Polaritas searah jarang digunakan dalam proses pengelasan dikarenakan dalam proses ini transfer logam tidak terjadi secara sempurna.
1.  Sangan efisien dan proses pengerjaan yang cepat
2.  Dapat digunakan untuk semua posisi pengelasan
3.  Tidak menghasilkan flagg atau kerak
4.  Membutuhkan kemampuan operator yang baik
1.  Sewaktu waktu dapat terjadi burnback
2.  Cacat las porositi sering terjadi
3.  Buser yang tidak setabil
4.  Pada awalannya set-up yang sulit
7161109-0-large
Ini gambar dari mesin las GMAW yang memakai tabung C02 dan sebagainya.bisa diliat pada gambar alat -alat yang digunakan apa saja.

Proses pengelasan SMAW (Shield Metal Arc Welding) yang juga  disebut Las Busur Listrik adalah proses pengelasan yang menggunakan panas untuk mencairkan material dasar atau logam induk dan elektroda (bahan pengisi). Panas tersebut dihasilkan oleh lompatan ion listrik yang terjadi antara katoda dan anoda (ujung elektroda dan permukaan plat yang akan dilas ).

Panas yang dihasilkan dari lompatan ion listrik ini besarnya dapat mencapai 4000 derajat C sampai 4500 derajat C. Sumber tegangan yang digunakan pada pengelasan SMAW ini ada dua macam yaitu AC (Arus bolak balik) dan DC (Arussearah).Proses terjadinya pengelasan ini karena adanya kontak antara ujung elektroda dan material dasar sehingga terjadi hubungan pendek, saat terjadi hubungan pendek tersebut tukang las (welder) harus menarik elektroda sehingga terbentuk busur listrik yaitu lompatan ion yang menimbulkan panas.
Panas akan mencairkan elektroda dan material dasar sehingga cairan elektrode dan cairan material dasar akan menyatu membentuk logam lasan (weld metal). Untuk menghasilkan busur yang baik dan konstan tukang las harus menjaga jarak ujung elektroda dan permukaan material dasar tetap sama. Adapun jarak yang paling baik adalah sama dengan 1,5 x diameter elektroda yang dipakai.

 Kelebihan
1.  Dapat dipakai dimana saja didalam air maupun di luar air
2.  Pengelasan dengan segala posisi.
3.  Elektroda tersedia dengan mudah dalam banyak ukuran dan diameter.
4.  Perlatan yang digunakan sederhana, murah dan mudah dibawa kemana-mana.
5.  Tingkat kebisingan rendah.
6.  Tidak terlalu sensitif terhadap korosi, oli & gemuk.
7.  Dapat di kerjakan pada ketebalan berapapun
 Kekurangan
1.  Pengelasan terbatas hanya sampai sepanjang elektoda dan harus melakukan penyambungan.
2.  Setiap akan melakukan pengelasan berikutnya flag harus dibersihkan.
3.  Tidak dapat digunakan untuk pengelasan bahan baja non – ferrous.
4.  Efesiensi endapan rendah
SMAWequipment
Gambar dari mesin Las SMAW ya memakai elektroda bisa dilihat seperti gambar diatas.

C.   KESIMPULAN
Dari kesimpulan yang bisa diambil.Setiap Mesin Las SMAW dan GMAW memiliki kelebihan dan kekurangannya masing-masing.Mesin las yang digunakan harus sesuai dengan kebutuhan yang kita inginkan.